Tentang Pusat Kajian Perempuan

Pusat Kajian Perempuan (PKP) LPPM UNSRAT pada awalnya bernama Pusat Studi Wanita UNSRAT didirikan pada mulai tahun 1995. Pusat PKP merupakan salah satu Pusat pengkajian, pelayanan dan pemberdayaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berada dalam naungan Universitas Sam Ratulangi. Struktur Pusat PKP LPPM UNSRAT, terdiri dari seorang Ketua dibantu beberapa staf pengajar perempuan sebagai anggota yang disebut sebagai Fasilitator yang diangkat mewakili bidang-bidang kajian dan pelayanan yang diprogramkan. Sumber keuangan berasal dari pihak Universitas dan Lembaga Mitra baik dalam negeri maupun luar negeri. Aset yang dimiliki sampai saat ini baru peralatan kantor.

Dari sekian lapisan masyarakat yang ada, kaum perempuan tergolong pada kelompok yang terbelakang dalam proses peningkatan kualitas SDM. Dibandingkan kaum laki-laki hampir di semua sektor kehidupan kaum perempuan tertinggal. Dalam bidang pendidikan, yang ditandai dengan masih tingginya angka buta huruf dan sedikitnya jumlah lulusan SMA maupun perguruan tinggi. Bidang ketenagakerjaan, diperlihatkan dengan masih kecilnya peluang kerja, masih kecilnya jumlah angkatan kerja, dan sedikitnya perempuan yang menduduki posisi strategis di dunia kerja, baik di sektor swasta maupun negara. Tekanan budaya dan perilaku diskriminasi dalam keluarga dan masyarakat telah menyebabkan rendahnya perilaku hidup sehat kaum perempuan terutama di pedesaan. Angka kematian ibu hamil dan melahirkan relatif tinggi. Rendahnya pengetahuan perempuan akan kesehatan pada akhirnya berdampak serius pada pertumbuhan anak (generasi penerus bangsa) kurang gizi. Itulah sebabnya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSRAT khususnya Pusat PKP sangat peduli terhadap program-program peningkatan kualitas SDM kelompok perempuan di samping kelompok lainnya seperti anak, keluarga dan masyarakat miskin.